Untuk Kawan

Tak mengerti, mengapa setiap hal harus menjadi begitu hina
Tak bisakah sekedar mengatakan, "Wuah" meski tak benar-benar menarik
Seulas kebaikanmu akan membawa serta damai yang mungkin tak kan pernah damai
Secuil asa mu, akan menyelipkan rinai-rinai bahagia dalam kesenyapan
Maka dalam kegamangan, kaki-kaki lelah ini akan tetap melangkah
Alih-alih tersungkur, bahkan ketika cahaya masih lagi bergelayut dalam gelap


Untuk mu kawan, hanya bait kalimat terhujar dalam doa
Berharap ketulusan itu mencapai nirwana
Lalu segala perjuanganmu akan berujung kebaikan
Lewat sebuah rencana indah dari sebaik-baik pembuat rencana

Komentar