Catatan 1

Biar, biarkanlah malam merangkak kian pekat
Membawa serta bulir-bulir peluh berteduh di rimbunnya kelam
Lenakan jiwa-jiwa yang tengah kelelahan menyandang hidup
Berharap pejaman matanya mampu redakan gundah dunia

Pada gemintang lantas si Gadis mengadukan risau
Tentang mimpi yang bergelayut di awan-awan
Sejenak telah membawa nya terbang meski tak bersayap
Namun sadarnya hancurkan sebuah cita-cita
Betapa kecil si Gadis dalam bayangan salju

Lepas, lepaskanlah segala penat
Lelapkan semua dalam debu-debu di udara
Lalu ikuti jejak angin kemana mengarah
Sekali ke timur, sekali ke barat
Bahkan selatan dan utara pun turutlah
Karena musafir, tak pandang arah tuk temukan cinta

Selamat Malam Bidadari...

Komentar